Terapkan
Kebiasaan Baik Lewat Program LISA
Apa
yang membuat kebersihan itu menjadi hal yang sangat utama ?.Pastinya,kebersihan
itu menjadi hal yang sangat utama karena berpengaruh terhadap semua kegiatan
yang kita lakukan. Kita bisa nyaman melakukan suatu kegiatan jika lingkungan
itu bersih, artinya bebas dari kotoran,debu,dan sampah.Sampah merupakan masalah
yang sangat besar bagi bangsa Indonesia.
Sampah
itu muncul karena ulah dari manusia itu sendiri.Pemerintah setempat sudah
mengupayakan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.Tapi,upaya tersebut
rasanya tidak mengubah perilaku masyarakat yang terus saja membuang sampah
sembarangan seperti di sungai.
Untuk mengatasi hal tersebut,
Pemerintah membuat program yang sangat mudah untuk dibiasakan oleh
masyarakat.Program tersebut ialah LISA atau Lihat Sampah Ambil. Maksudnya, jika
kita melihat sampah disekitar kita, kita harus segera mengambilnya dan dibuang
di tempat yang sudah disediakan.
Beberapa sekolah di Indonesia juga sudah mulai
menerapkan program ini. Seperti SMPN 3 Pati yang baru baru ini membiasakan para siswanya untuk mengambil
sampah jika berada di dekatnya.
Lingkungan SMPN3 Pati sangatlah
luas.Banyak pepohonan yang
tumbuh disana. Menurut Ibu Tumi, S.Pd terdapat lebih dari 500 pohon,dimana
sejumlah kurang lebih 150 pohon berdiameter lebih dari 50 cm. Selain jumlah
pohon yang sudah cukup banyak itu,SMPN 3 Pati masih ingin menambah jumlah pohon
dengan mengadakan program one man one tree.
Banyaknya
pepohonan tersebut membuat sampah menjadi banyak dan lingkungan menjadi kotor.Apalagi,saat
musim penghujan banyak sekali hewan –hewan seperti ulat,semut yang mengganggu
aktivitas KBM.
| Guru dan Siswa kerja bakti |
Hebatnya,SMPN 3 Pati tidak seperti itu.SMPN 3 Pati memiliki
lingkungan yang bersih dan nyaman untuk proses KBM.Ternyata, SMPN 3 Pati
melibatkan banyak pihak untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Tidak hanya
sekedar petugas kebersihan saja,para siswa dan guru juga ikut menjaga
kebersihan lingkungan.
LISA merupakan kebijakan dari
pemerintah yang cara pelaksanaannya sangat mudah.Jika kita melihat sampah maka
ambilah sampah dan buang di tempat yang sudah disediakan.
Tempat sampah yang
disediakan SMPN 3 Pati ada 3 yaitu sampah daun untuk warna hijau,sampah kertas
dan plastik untuk warna kuning,dan sampah kaca untuk warnna merah.Tujuan dari
penyediaan tempat sampah yang terbagi menjadi 3 supaya sampah dapat dipilah
mana yang dapat diolah lagi.
Di sekolah itu juga,
terdapat bank sampah. Bank Sampah ini berada di samping parkir guru.Bank Sampah
SMPN 3 Pati digunakan untuk tempat penyetoran sampah- sampah seperti kertas
yang kemudian dijual.
| Siswa membuang sampah di tempatnya |
Program LISA di SMPN 3 terlihat
hampir sempurna saat pulang sekolah.Ketika pulang sekolah,pihak sekolah SMPN 3
Pati membuat peraturan agar para siswanya mengambil minimal 5 sampah sebelum
meninggalkan lingkungann sekolah.
Tetapi,saat tidak ada petugas adiwiyata,masih
ada siswa yang melanggar peraturan. Tetapi,pihak sekolah tidak akan berputus
asa dan akan selalu membuat program-program yang berbau tentang lingkungan.
Berkat
hasil kerja keras dari semua pihak , pada hari Senin(11/4) SMPN 3 Pati
diumumkan sebagai juara 1 Green School Award.Nama SMPN
3 Pati selalu disebut-sebut dan membuat bangga warga Pati ,kata Kepala Sekolah SMPN 3 Pati,Bapak
Winarto.
Mari biasakan program LISA ini dari
diri kita sendiri,lalu ke keluarga kita, baru sosialisasikan program LISA ke masyarakat di sekeliling
kita.