Minggu, 01 Mei 2016

TEKS BIOGRAFI


Nelson Mandela, Tokoh Berkulit Hitam Penggagas 
Gerakan Anti Apertheid

 
           Nelson Mandela lahir pada tanggal 18 Juli 1918 di Mvezo, Afrika Selatan. Ayahnya bernama Gadla Henry Mphakanyiswa seorang  kepala suku setempat dan anggota dewan kerajaan. Ibunya bernama Nosekeni Fanny yang merupakan istri ketiga dari Gadla. Nelson Mandela tumbuh bersama dua saudarinya dan bekerja sebagai gembala sapi.

            Saat Mandela berusia 9 tahun, ayahnya menetap di Qunu dan meninggal akibat penyakit yang tidak diketahui yang diyakini Mandela sebagai penyakit paru-paru. Ia lalu dibawa ke istana "Great Place" di Mqhekezweni untuk dijadikan anak asuhan dari Bupati Thembu, Kepala Suku Jongintaba Dalindyebo. Agar bisa menjadi penasihat keluarga raja Thembu, Mandela mengenyam pendidikan menengah di Clarkebury Boarding Institute di Engcobo, institusi bergaya Barat yang merupakan sekolah Afrika berkulit hitam terbesar di Thembuland. Pada tahun 1937 pindah ke Healdtown,dan belajar di perguruan Methodis di Fort Beaufort. Kemudian Nelson Mandela mengambil program BA (Bachelor of Arts) di Universitas Fort Hare, sebuah institusi kulit hitam elit di Alice, Eastern Cape. Ia kemudian berteman dengan Oliver Tambo dan K.D. Matanzima.
                Tahun 1943, Mandela bertemu Anton Lembede, seorang nasionalis Afrika yang sangat menentang front ras bersatu terhadap kolonialisme dan imperialisme atau aliansi dengan kaum komunis.Meski berteman dengan orang non-kulit hitam dan komunis, Mandela mendukung pandangan Lembede, percaya bahwa orang Afrika kulit hitam harus terbebas sepenuhnya dalam perjuangan mendapatkan penentuan nasib sendiri secara politik. Merasa perlunya sayap pemuda untuk memobilisasi penduduk Afrika secara besar-besaran dalam penentangan penindasan mereka, Mandela ikut dalam organisasi ANC (African National Congress) yaitu suatu organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan Afrika Selatan. Saat ia tergabung dalam organisasi ANC, ia menghabiskan waktunya bersama aktivis lainnya di rumah Sisulu,Orlando.Disana ia bertemu dengan Evelyn Mase, seorang aktivis ANC dan perawat dari Engcobo, Transkei. Mereka berdua menikah pada tanggal 5 Oktober 1944. Anak pertama mereka, Madiba "Thembi" Thembekile, lahir bulan Februari 1946, sementara seorang putri bernama Makaziwe lahir tahun 1947 namun meninggal 9 bulan kemudian akibat penyakit meningitis.
            Nelson Mandela berulang kali ditahan karena melakukan aktivitas menghasut dan diadili di Pengadilan Pengkhianatan pada tahun 1956 sampai 1961, namun akhirnya divonis tidak bersalah.Kemudian,pada tahun 1962, Nelson Mandela ditahan dan dipenjara Marshall Square Johannesburg Fort, karena dituduh menghasut mogok buruh dan ke luar tanegeri tanpa izin. Dua bulan kemudian ia divonis 5 tahun penjara. Mandela berserta kelompok aktivisnya dijatuhi hukuman seumur hidup pada 12 Juni 1964. Nelson Mandela menjalani masa kurungan pertama di Pulau Robben, kemudian di Penjara Pollsmoor dan Penjara Victor Verster. Kampanye internasional yang menuntut pembebasannya membuat Mandela dibebaskan tahun 1990. Setelah menjadi Presiden ANC, Mandela menerbitkan otobiografi dan bernegosiasi dengan Presiden F.W. de Klerk untuk menghapuskan apartheid dan melaksanakan pemilu multiras tahun 1994.

            Bulan Juli 1993, Mandela dan de Klerk sama-sama berkunjung ke Amerika Serikat, bertemu Presiden Bill Clinton secara terpisah dan masing-masing mendapatkan Liberty Medal. Tidak lama kemudian, mereka sama-sama mendapatkan Hadiah Perdamaian Nobel di Norwegia. Saat pemilu di Afrika Selatan,Nelson Mandela keluar sebagai pemenangnya dan dinobatkan sebagai Presiden Afrika Selatan pertama yang berkulit hitam dan dipilih secara langsung oleh warga multi ras. Ia menjabat sebagai Presiden selama lima tahun yaitu Mei 1994 hingga Juni 1999.
            Pada tanggal 5 Desember 2013 telah diumumkan bahwa Nelson Mandela sang pejuang anti apartheid tersebut meninggal dunia saat berusia 85 tahun. Jacob Zuma, selaku Presiden Afrika Selatan pada saat itu mengumumkan secara resmi akan wafatnya sang mantan presiden tersebut. Perjuangan yang dilakukan oleh Nelson Mandela patut kita hargai. Beliau telah menjadi salah satu tokoh yang berpengaruh terhadap dunia. Oleh sebab itu, kita harus menghargai dan mengenang jasa nya. Salah satu kata-kata bijak beliau untuk masyarakat dunia yaitu :
“Tidak ada orang yang terlahir membenci orang lain karena warna kulit, latar belakang, atau agamanya”.




           

 

           

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2011 Rosalia's Blog. Designed by Cute Templates Blogger.
Thanks to: Link 1, Link 2, Link 3.